
Palopo, 16 Oktober 2024 – Program studi Pendidikan Bahasa Arab di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo kembali mengadakan kegiatan akademik yang inovatif, yaitu penguatan kompetensi bahasa Arab berbasis digital di luar perkuliahan. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Multimedia Unit Pengembangan Bahasa pada hari Rabu, 16 Oktober 2024, dengan bimbingan dosen H. Alfan Putra, Lc., MA.
Dosen pembimbing kegiatan, H. Alfan Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penguasaan bahasa Arab mahasiswa melalui pendekatan teknologi digital. “Pembelajaran ini merupakan bagian dari kegiatan akademik di luar perkuliahan di mana mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi bahasa Arab mereka melalui metode pembelajaran berbasis digital,” ujarnya.
Penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab ini merupakan langkah strategis untuk menjawab perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, terutama di bidang media pembelajaran digital. Kegiatan ini memanfaatkan aplikasi pembelajaran bahasa Arab berbasis digital yang disediakan oleh Saudi Electronic University, melalui platform Learning Management System (LMS) yang dapat diakses di lms.seu.sa. Platform yang berbasis di Riyadh, Arab Saudi, ini bertujuan untuk memudahkan akses pembelajaran bahasa Arab bagi masyarakat global.
Para peserta kegiatan adalah mahasiswa semester tiga dari program studi Pendidikan Bahasa Arab. Beberapa mahasiswa menyampaikan antusiasme mereka dalam mengikuti kegiatan ini. Salah seorang mahasiswa mengatakan, “Pembelajaran ini sangat baik karena disusun berdasarkan level kemampuan dan kebutuhan peserta, sehingga kami bisa belajar secara bertahap.” Mahasiswa lainnya menambahkan bahwa penggunaan media audio dan visual langsung dari penutur asli bahasa Arab membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif dan efektif.

Secara umum, kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan minat belajar bahasa Arab di kalangan mahasiswa. Dengan berbagai tingkatan pembelajaran dan kemasan menarik yang ditawarkan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis digital dapat menjadi solusi dalam memperkuat kompetensi bahasa Arab dan menjawab tantangan globalisasi.